Pertumbuhan, tahap kunci

Faktor-faktor yang mempengaruhi

Setiap anak kucing memiliki pertumbuhan yang berbeda

Pertumbuhan dan perkembangan anak kucing bervariasi sesuai dengan faktor spesifik dari setiap hewan dan faktor-faktor yang terkait dengan lingkungannya.

Pertumbuhan  merupakan fenomena yang dapat dinilai secara kuantitatif dengan mengukur berat badan anak kucing. Sedangkan perkembangan, merupakan fenomena kualitatif yang sesuai dengan transformasi dari telur embrio menjadi kucing dewasa dengan kemampuan untuk berkembang biak. Fenomena ini melibatkan faktor intrinsik seperti ras kucing, jenis kelamin dan genotipe induk kucing, serta Faktor ekstrinsik terkait dengan lingkungan anak kucing, yang juga mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangannya.

 Karakteristik terkait anak kucing

Beberapa  faktor yang bersifat genetik, Seperti:

  • Ras kucing: anak kucing yang baru lahir dari ras kucing berukuran besar seperti Maine Coon lebih berat daripada ras lainnya.
  • Jenis kelamin: dimorfisme seksual, hampir tidak ada saat lahir seiring pertambahan umur. Anak kucing  jantan lebih berat dari pada ank kucing betina pada umur 6 - 12 bulan. Potensi pertumbuhan anak kucing jantan lebih tinggi, dan terus berlanjut beberapa minggu lebih lama daripada kucing betina..
  • Berat badan induk: semakin berat dan semakin besar ukuran induk kucing, dengan kondisi tubuh yang lebih baik, maka induk kucing ankan menjadi induk yang baik  dan semakin tinggi tingkat pertumbuhan anak-anak kucing.
  • Faktor genetik individu: dibandingkan dengan saudara satu kelahiran (litter) campuran genotipe ibu dan genotipe ayah membentuk  variasi individu dari tulang, perkembangan otot dan laju pertumbuhannya
  • Faktor hormon: setelah lahir, pertumbuhan didorong oleh sejumlah hormon disintesis oleh tubuh anak kucing.

Faktor-faktor luar

  • Kualitas lingkungan: seperti faktor lingkungan lainnya, kebersihan yang baik menstabilkan proses pertumbuhan. Higiene yang buruk melemahkan kondisi ibu dan anak-anaknya. Stres mempengaruhi proses menyusui dan mengganggu keseimbangan hormon induk dan anak kucing.
  • Jumlah anak (litter size): jumlah anak yang banyak, lebih dari 5 anak kucing, berpengaruh terhadap jumlah susu yang diberikan. Semakin banyak anak, semakin sedikit jumlah susu yang didapat setiap anak kucing, karena harus dibagi sama rata dengan anak kucing lainnya.
  • Diet induk kucing  selama dan setelah kehamilan: kucing betina harus berada pada berat badan ideal sebelum dikawinkan.  Kucing betina yang diberi makanan yang buruk menanggung risiko melahirkan anak kucing kurus atau tidak mampu untuk memberi makan/menyusui anak kucing. Dari awal kehamilan, kucing betina harus diberi makan makanan dengan kandungan lemak tinggi, dengan kandungan energi tinggi. Nutrisi kesehatan untuk anak kucing bisa memenuhi kebutuhan  ini. Nutrisi kesehatan Royal Canin untuk kebutuhan ini mempunyai konsentrasi elemen esensial berikut : kandungan energi yang banyak, asupan protein yang tinggi kualitas dan kuantitasnya, dan tambahan asupan mineral dan vitamin. Makanan ini juga bisa digunakan pada periode menyusui, dimana kebutuhan nutrisinya meningkat. Pada masa sapih, bila diperlukan, anak kucing bisa diberikan susu formula khusus anak kucing, sebagai tambahan atau bahkan pengganti susu induk kucing, sampai waktunya penyapihan.

Video

Pertumbuhan dan sosialisasi anak kucing

Keindahan gerakan, kelembutan rambut, kenakalan yang tidak bisa diprediksi ...  Kehadiran hewan berkaki empat dengan kasih saying, sudah adal dalam diri kucing, siap untuk berkembang. Sebagai satu-satunya yang bertanggung jawab atas kesehatan dan kesejahteraan kucingnya, pemilik kucing wajib untuk mengetahui kebutuhan yang sebenarnya dari kucing nya. Salah satu elemen penting tersebut  adalah  nutrisinya.

  • facebook
  • twitter