Hidup dengan anak kucing

Melatih anak kucing

Anak kucing yang terlatih

Ketika anak kucing umur sekitar 3 bulan, tiba di lingkungan hidup barunya, sebagian besar perilaku telah diperoleh berkat peran induknya, saudara kandungnya dan peternak kucing.  Penting untuk memastikan anak kucing bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya, karena pelatihan anak kucing harus disempurnakan sampai  umur 9 bulan.

Perkembangan perilaku anak kucing memiliki konsekuensi besar pada keseimbangan perilaku dewasanya  di masa depan.

Grooming, eliminasi (buang air kecil & air besar) dan makan sebagian merupakan bawaan alami, sebagian lagi diajarkan oleh induk kucing.

Oleh karena itu, mulai umur 3 minggu, anak kucing mulai dapat melakukan eliminasi di kotak pasir (litter box).

Anak Kucing  biasanya dilatih  buang air di kotak pasir pada usia 6 minggu. Pelatihan ini paling awal biasanya dilakukan pada umur 4 minggu, pada saat  anak kucing sudah bisa makan makanan padat yang sama seperti ibunya. Anak kucing akan meniru perilaku makan indukya dan menyukai makanan yang juga disukai induknya. Edukasi perilaku juga  terjadi dalam keluarga kucing. Anak kucing  akrab dengan sesama kucing dan mengintegrasikan control diri yang diperlukan, terutama kontrol menggigit dan menggaruk. Edukasi tersu berlanjut!

Sosialisasi, periode penting

Sosialisasi  mempengaruhi sebagian besar perilakunya pada saat jadi kucing dewasa. selama periode ini anak kucing belajar untuk melihat mana yang biasa dan mana yang tidak.

Sosialisasi dengan manusia dan hewan lainnya terutama terjadi antara umur 2 - 7 minggu usia. Selama periode ini, penting bagi anak kucing untuk tumbuh  dan berkembang dalam lingkungan yang akan dihadapinya di masa depan. Membiasakan anak kucing terhadap semua stimulus yang akan dihadapi sehari-hari, anak-anak yang bermain dan menjerit, televisi, musik, gonggongan anjing, interaksi dengan beberapa orang yang akan banyak berhubungan dan bermain dengan dia. Kedekatan dan interaksi dengan hewan lain, bermain aneka objek seperti bola, kotak kardus di mana dia akan bersembunyi, dll, merupakan  rangsangan yang memperkaya dan mendukung perkembangan anak kucing.

Ketika pemilik baru, mengambil alih anak kucing

Konsentrasi sepenuhnya diambil oleh hal-hal baru di  lingkungan barunya, anak kucing cepat melupakan saudara-saudaranya. Dengan penyambutan yang benar, anak kucing juga sangat mungkin untuk dilatih dengan baik. Namun demikian, pemilik baru harus menghabiskan waktu dengan  anak kucingnya, bermain dan mengamati kesukaan anak kucing selama beberapa minggu setelah kedatangannya.

Ada beberapa perilaku yang agak sulit diterima pemilik kucing, salah satunya adalah kebiasaan mengasah cakarnya. Perilaku ini merupakan kebutuhan yang cukup normal untuk kucing. Inilah mengapa  wajib menyiapkan tempat menggaruk (scratcher) vertikal di dekat salah satu tempat lewat favoritnya atau menyediakan furniture vertical untuk kucing (cat tree).

Di sisi lain, perilaku menggigit, agresivitas, kekotoran harus segera diselesaikan tanpa tanpa penundaan untuk dicari penyebabnya dengan bantuan dokter hewan. Setelah penyebab teridentifikasi, mungkin sangat sederhana untuk mengatasinya pada usia itu.

Lebih baik melatih daripada menghukum

Menghukum binatang untuk setiap masalah apapun, misalnya perilaku kotor atau perilaku lain yang tidak diinginkan, tidak membuat anak kucing mengerti. Sebaliknya, malah menghasilkan rasa takut yang dapat menyebabkan mengulang perilaku sama karena kurangnya pemahaman, akibatnya meningkatkan risiko dihukum oleh pemiliknya atau mendorong anak kucing untuk menjadi pemarah/galak. Rasa takut terus menerus akan berubah menjadi stress dengan konsekuensi merugikanbagi  kesehatan kucing. Sebagai prioritas,  edukasi  harus didasarkan pada pengetahuan tentang kebutuhan hewan dan memberi penghargaan atas pembelajaran yang berhasil.

Video

Melatih anak kucing

Keindahan gerakan, kelembutan rambut, kenakalan yang tidak bisa diprediksi ...  Kehadiran hewan berkaki empat dengan kasih saying, sudah adal dalam diri kucing, siap untuk berkembang. Sebagai satu-satunya yang bertanggung jawab atas kesehatan dan kesejahteraan kucingnya, pemilik kucing wajib untuk mengetahui kebutuhan yang sebenarnya dari kucing nya. Salah satu elemen penting tersebut  adalah  nutrisinya.

Semua video :